Jago Ngegas Gak Bisa Ngerem!

Orang mengendari motor ya harus tahu seberapa batas kemampuan motornya dan dirinya. Ngegas itu gampang, ngerem yang susah. Buktinya banyak kecelakaan karena tidak bisa mengendalikan laju kendaraan. Aku pun pernah ngalami, nyerempet motor yang mau nyebrang dengan kecepatan 60 KM per jam. Jarak buat ngerem dan menghindar masih ada. Tapi sudah kadung panik, walhasil terjadilah apa yang sudah ditakdirkan. Lecet-lecet masbro. Footstep patah, headlamp baret, sedikit lecet di badan karena terlindungi jaket respiro kesayanganku. Alhamdulillah itu terjadi saat jalanan kering, coba kalau basah, badan dan motorku bisa saja meluncur lebih jauh karena licin.

Cuaca di Jogja seminggu terakhir lagi gak bersahabat dengan jemuran, susah keringnya. Ibu-ibu laundry pun bilang pakaianku bisa aja jadi lebih lama, waduh. Di saat hujan, jalanan licin, hingga banjir, apalagi di daerah perempatan UGM, depan Amplaz, Gejayan dll. Apes deh kalau pakai motor, apalagi matic ketika lewat banjir. Rawan mogoknya!

Konsentrasi berkendara di saat hujan semestinya lebih ditingkatkan. Karena jalanan licin, jarak pandang terbatas, dan terkadang lampu kendaraan lain pun tidak terlihat. Belum lagi kalau nekat menerobos banjir, jalanan yang berlubang gak kelihatan. Salah perhitungan walhasil motor nyungsep. Gak mau kan kayak gini?

nyungsep

But, tetep aja orang yang memacu motornya dengan kencang saat hujan. Biasanya mereka yang lupa gak bawa mantol. Lalu nekat menerobos guyuran hujan. Berharap makin cepat motor dipacu, makin sedikit basah di baju. Nerobosnya pun pakai ngebut. Ini yang bahaya!! Yang pakai mantol pun sama saja, pasti ada saja yang malah semakin ngebut saat hujan turun. Apa karena performa kendaraan lebih maksimal? Atau karena kendaraan lain menurunkan kecepatan?

Menurutku, walaupun hujan harus tetap santun berkendara. Menghormati pengendara lain. Karena di saat hujan, pendengaran dan penglihatan akan terganggu hujan. Apalagi bagi para sopir yang jarak pandangnya terbatas karena hujan. Mereka akan kaget kalau di depan tahu-tahu ada motor nyelonong lewat. Ayoklah.. pelan saat hujan gak ada salahnya kok. Menyesuaikan ritme berkendara dengan orang lain. Biar sama-sama enak dan nyaman. Jika hujan terlalu deras, coba cari tempat berteduh yang aman.
Jangan lupa berdoa sebelum berkendara, semoga selalu diberi keselamatan 🙂

Tufiddin

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: