Snack Bagi Jamaah Shalat Jumat

Artikel ini saya tulis, tepat setelah sampai rumah, sepulang shalat Jumat. Di kampung sebelah, yang lebih dekat dengan perumahan.

Jamaahnya cukup banyak. Mungkin sekitat 300 s.d 400 orang. Parkirnya terbatas, tidak cukup untuk muat mobil-mobil yang berdatangan.

Ada CRV, Range rover, Pajero, Xpander, sesekali ada Mercy parkir disitu. Milik jamaah yang kebanyakan memang tinggal di perumahan.

Saya suka shalat Jumat di masjid ini, karena mulainya tepat jam 12 siang. Dan khutbahnya juga tidak terlalu lama. Juga karena imamnya, bacaan shalatnya lebih khusyu, tidak terburu-buru, juga tidak terlalu lambat.

2 bulan terakhir, saya perhatikan. Mulai ada snack yang disediakan di latar masjid. Tidak tahu, apakah sengaja disediakan takmir, atau sedekah dari jamaah.

Hadirnya snack ini, cukup membuat jamaah masjid lebih akrab. Karena, selepas mengambil snack, beberapa duduk berbincang sambil menyantapnya. Kalau tidak ada snack, jamaah umumnya akan segera pulang. Takut motornya menghalangi jamaah lain, yang ingin keluar.

Snack juga bermanfaat bagi anak-anak kos di kawasan barat masjid. Snack dari masjid, bisa mengganjal perut di siang hari. Bisa menggantikan makan siang. Menghemat beberapa ribu rupiah bagi anak kos.

Harta tak serta merta membuat bahagia. Namun harta yang disedekahkan, bisa mendatangkan bahagia, bagi penerima maupun pemberinya.

-Tufiddin

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: