100 Things #2019

100 Things #2019

Judul tulisan ini, juga merupakan judul yang kutulis di kertas sketchbook itu. Yang di setiap lembarnya menyusun 100 impian yang kuinginkan agar bisa tercapai di tahun 2019. Aku tak bermaksud memanjangkan angan-angan. Hanya saja diri ini perlu dimotivasi agar tak melakukan hal semaunya sendiri. Hey, ingatlah! Kau punya mimpi yang harus diwujudkan! Kuharap, dengan menuliskannya, dan menempelkannya di dinding kamarku akan mampu membuat diriku bersemangat. Di setiap hari aku akan membacanya.

Ide menuliskan mimpi sebenarnya sudah ada sejak tahun 2017 lalu, saat aku menjadi pemandu PPSMB Organik di kampus. Idenya sederhana. Menuliskan 100 hal yang diinginkan, membacanya setiap hari, memotivasi diri sembari berusaha mencapainya. InsyaAllah, jika Tuhan mengizinkan maka satu persatu mimpi itu akan tercapai.

Pada tahun 2018 aku sudah membuatnya, belum sampai 100 poin mimpi. Kutulis di buku hijau bergambar gelatik, yang jarang aku buka. Walhasil banyak mimpi yang belum tercapai, tapi masih lebih banyak yang tercapai. Menurutku, menuliskan di buku bukanlah cara yang cocok buatku, apalagi buku kecil itu jarang kubuka.

Pada tahun 2019 ini kutulis mimpiku di lembaran kertas. Yang kutempelkan di dinding kamar. Agar mudah dilihat, agar perlahan merasuk ke dalam alam bawah sadar. Lalu menjadikan diriku semangat untuk mencapainya. Selain itu, jika adik-adikku membacanya, ataupun ibuku membacanya saat mampir ke kamarku. Aku harap mereka akan memahami bahwa aku sedang menargetkan banyak mimpi agar tercapai, dan semoga mereka juga akan mendukungku.

Pada daftar 100 Things #2019, aku tak banyak bermuluk-muluk bermimpi, seperti misalnya punya sebuah Mercedez Benz. Itu mimpi yang ketinggian untuk kemampuanku saat ini. Beragama saja separuhnya belum digenapkan kok sudah bermimpi yang aneh-aneh wkwk. Yang jelas kuyakini adalah mimpi yang kutulis akan terwujud. Selama Tuhan menghendakinya dan juga mimpi-mimpi tersebut tidak melanggar apa yang dilarang Tuhan. Yang kutulis pun, adalah semacam target-target realistis yang aku sudah punya rencana untuk mencapainya. Aku tak bisa mengharapkan hasil yang baru, dengan melakukan cara yang sama.

wp-1546440585083502580251809515722.jpg

Oh iya, dari 100 poin yang akan kutuangkan. Baru 60 yang berhasil kutuliskan dalam lembaran sketchbook itu. Ya, aku lebih realistis kali ini. Ternyata membuat 100 mimpi gak semudah itu. Ibaratnya aku membuat 100 pencapaian dalam 365 hari yang kumiliki di Tahun depan, jika Tuhan mengizinkan. Sampai pergantian malam tahun baru pun aku masih memikirkan apa ya 40 poin lagi yang harus aku tuliskan.

Lalu aku berpikir bahwa beberapa poin yang kutuliskan tak perlu realistis-realistis amat. Namanya juga mimpi, boleh kan di luar kemampuan saat ini. Misalnya kutuliskan, bahwasannya tahun ini aku akan pergi ke luar jawa. Aku belum tahu mau ngapain dan punya kepentingan apa. Yang penting kutuliskan bahwa tahun ini aku akan pergi ke luar Jawa. Itu contoh impian yang benar-benar impian hahaha. Alias yang belum ada perencanaannya sama sekali. Lalu aku juga menuliskan untuk mengikuti sekian lomba. Aku tulis saja agar aku memaksa diriku ikut lomba. Sebenarnya banyakkkkk banget lomba gratis, bahkan sampai kekurangan peserta, rugi banget kan kalau gak ikut.

Ya, setiap orang akan punya mimpinya masing-masing. Pencapaian yang diharapkan masing-masing. Setiap orang pun punya kemampuan yang berbeda untuk mewujudkannya, ada yang cepat.. ada yang lambat. Hanya saja itu bukan masalah, selagi kita masih bermimpi artinya kita sudah mengawali langkah untuk mewujudkannya, yakin bahwa Tuhan akan mewujudkannya dan juga diri akan memulai usaha untuk mencapainya.

Selamat datang tahun 2019. Selamat datang buku kehidupan 2019.

Semoga tidak banyak tokoh 2018 yang hilang pada bab-bab baru. Semoga jalan ceritanya selalu memberi kejutan. Semoga setiap babnya saling berkaitan. Kuharap tak banyak kisah sedih yang mewarnai tokoh-tokohnya. Kuharap aku bisa sampai pada ujung halaman terakhir nanti.

100 Things #2019… akan kupeluk mimpi-mimpiku, semoga Tuhan dan semesta mewujudkannya, 100 harapan, yang kusemogakan.

3 pemikiran pada “100 Things #2019”

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: