Prediksi Tren Fitur Ponsel 2019

samsung-galaxy-foldPerkembangan ponsel begitu cepat. Sampai-sampai saya tak sadar, bahwa ponsel saya sudah bisa mengenali sidik jari saya, bisa mengenali wajah saya, dan bisa melakukan banyak aktivitas lainnya. Sesuatu yang tidak dibayangkan beberapa tahun lalu.

Huawei memperkenalkan reverse wireless charging pada Huawei Mate 20 Pro, ia bisa mengisi daya dengan menempelkan ponsel lain yang sudah mendukung wireless charging ke bodi belakangnya. Samsung merilis Galaxy S10 yang bisa membaca sidik jari dengan teknologi ultrasonik di bawah layar. Tak cukup dengan satu kamera belakang, pabrikan menambahnya dengan banyak kamera. Sebutlah Nokia 9 yang rumornya akan punya 5 kamera belakang dan 1 depth sensor.

Teknologi baru biasanya diterapkan pada kelas flagship terlebih dahulu, ponsel dengan kasta tertinggi. Baru kemudian diadopsi oleh kelas di bawahnya : mid range dan entry level. Lihatlah bagaimana sidik jari dikenalkan di iPhone 5S, beberapa tahun kemudian bisa dijumpai di ponsel harga satu jutaan.

Lalu, apa saja yang menjadi tren fitur ponsel di tahun 2019? Tufiddin.com mencoba memprediksinya.

Koneksi 5G

5G perlahan akan diadopsi oleh pabrikan ponsel dan operator. Biasanya akan dimulai dari ponsel flagship. Seperti Galaxy S10 versi 5G. Huawei juga sudah memulai pengembangannya. 5G menawarkan kualitas dan kecepatan internet yang lebih baik.

Layar Lipat

Fold-App-Transition_resize_md.jpg

Samsung Galaxy Fold juga diperkenalkan di Galaxy Unpacked 20 Februari 2019 lalu. Ponsel itu bisa dibuka menjadi sebuah tablet berukuran 7 inch. Walaupun masih terbilang baru. Tren layar lipat bisa jadi diikuti oleh pabrikan lain. Dengan segmentasi pasar yang masih terbatas tentunya.

Layar Tetap Luas

iphone-6s-plus-iphons-6s-iphone-se-front-hero

Saya penggemar layar yang tak luas-luas amat. Ukuran 5,5 inch sudah saya anggap besar. Sayangnya tak banyak pabrikan yang mengeluarkan ponsel-ponsel berlayar kecil.

Sepertinya layar luas akan tetap jadi tren di tahun ini. Mulai dari ukuran 5,5 inch hingga menembus angka 6 inchi, hampir menyamai ukuran layar sebuah tablet.

Baterai Besar 

Baterai besar juga akan jadi tren. Agar konsumen tidak sering-sering mengisi daya. Baterai besar juga diperlukan untuk menjalankan banyak fitur seperti kamera, sidik jari, sensor-sensor, dan tentu sebagian konsumen memakainya untuk bermain game lebih lama.

Di tahun ini, baterai 3000 mAh sekalipun akan terasa “kecil”. Lihatlah bagaimana ASUS punya Zenfone Max Pro M2, Samsung dengan Galaxy M20 yang masing-masing punya baterai 5000 mAh.

Pengisian Daya Cepat

oppo-vooc
VOOC “Fast charging” milik OPPO

Untuk mendukung baterai yang besar. Diperlukan teknologi pengisian daya cepat alias Fast Charging. FYI, fast charging juga ditentukan oleh hardware. Ponsel yang belum support fast charging, pengisian dayanya akan sama saja sekalipun memakai kepala charger fast charging.

 

USB Tipe C

USB C
USB tipe C pada Samsung Galaxy S9

USB ini punya transfer data yang lebih cepat dibanding Micro B. Bentuknya yang oval juga memudahkan pengguna, agar tidak terbalik memasukkan ke port. USB tipe C juga diperlukan untuk mendukung pengisian daya cepat. Kedepannya semoga semakin banyak ponsel yang mengadopsi USB Tipe C, pada ponsel harga murah sekalipun.

Hole-Punch alias Lubang Kamera di Layar

punch hole
Hole Punch Display Huawei Nova 4 – Pic : MKBHD

Lubang kamera di layar depan mulai dilirik untuk menghilangkan notch yang dirasa menganggu bagi sebagian konsumen. Samsung memulainya dengan A8s, diikuti Huawei Nova 4 dan Honor V20.

Bahkan trio Samsung Galaxy S10 yang notabene flagship pun ikutan memakai hole-punch display. 

Selain poin-poin di atas, perkembangan lain yang biasanya juga terjadi adalah penambahan RAM dan memori internal. Di tahun 2019 ini, varian RAM 3GB dan Internal 32 GB akan jadi standart minimal sebuah ponsel Android. Meanwhile, Galaxy S10 Plus menyediakan varian RAM 12 GB dan Internal 1TB yang bandrolnya di Indonesia seharga Rp 23.999.000,00

Saya mah masih pakai ponsel keluaran 2017 dan 2018. Belum ada rencana ganti. Eh salah. Belum ada uangnya 😀 Mau buat sangu KKN

2 pemikiran pada “Prediksi Tren Fitur Ponsel 2019”

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: