Pastikan Dirimu “Kelihatan” di Jalan

night-777882_640.jpg

Ini cerita pekan lalu. Perjalanan pulang menuju rumah. Malam hari, sekitar pukul 22.30, saat hujan deras. Ingin menunggu reda dengan mampir di minimarket, tapi kok ya ntar pulang kemalamaan. Keburu portal kampung ditutup.

Hujan mulai deras menjelang simpang empat Kentungan. Yang sedang punya gawe proyek underpass. Jogja memang sedang banyak membangun. Ambisius sekali, mau jadi provinsi dengan sumber daya manusia yang unggul dan infrastruktur yang mapan, semoga.

Untuk arah utara, lampu hijau hanya menyala sekitar 20-an detik. Padahal menunggunya lama sekali, bisa 130 sampai 150 detik. Lampu hijau agak lama untuk lalu lintas arah barat dan timur. Karena terjadi penyempitan jalur. Di sisi utara dan selatan proyek hanya disediakan jalan selebar sekitar 3 meter. Bus dan truk tak boleh lewat situ.

Akhirnya lampu hijau. Tancap gasss. Keburu makin basah dan makin dingin. Dalam kecepatan yang wajar tentunya. Hujan membuat jalanan lebih licin.

Malam membuat jalanan lebih gelap.

Tiba-tiba saya melihat ada objek yang mendatangi dari arah berlawanan. Saya pikir cuma halusinasi karena kelelahan atau kaca helm buram kena air hujan. Ehhh taunya ada pemotor yang sedang mencoba mendahului mobil! Cepat-cepat saya reflek belok kiri untuk menghindar. Alhamdulillah masih selamat, terhindar dari musibah.

Hanya saja, saya sebel banget tuh sama pengendara tadi. Karena keberadaannya sulit dideteksi pengendara lain. Lampu motornya tak ada yang menyala. Jas hujannya berwarna gelap dan gak ada reflektor cahanyanya. Bener-bener deh, membahayakan pengendara lain!

Di musim hujan seperti ini kita harus lebih waspada sebagai pengguna jalan. Berkendara dalam keadaan badan dan kondisi kendaraan prima. Yang utama, jangan lupa berdoa. Semoga selamat sampai tujuan!

2 pemikiran pada “Pastikan Dirimu “Kelihatan” di Jalan”

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: