Cerita Ojol : Ponsel Jatuh

hape jatuh.jpg

Beberapa malam lalu saya pulang menggunakan ojek online. Dari kawasan Kotabaru menuju rumah. Setelah selesai musyawarah KKN. Sekitar pukul 10 malam.

Perjalanan lancar karena arus kendaraan tak begitu ramai. Tenda-tenda kaki lima masih melayani pembelinya, beberapa cafe masih terang warna-warni lampunya.

Menjelang sampai rumah. Tinggal sekitar 1 kilometer lagi. Guncangan keras saya rasakan.

Rupanya motor mas driver menghantam lubang jalanan. Musim hujan begini membuat jalanan mudah berlubang.

Untungnya kami tidak terjatuh, hanya kaget saja. Namun ponsel mas driver terjatuh di jalan, tertinggal di belakang. Saya inisiatif mengambilkannya, daripada mas driver repot putar balik.

Ponsel itu sudah dalam kedaan tergores dimana-mana, terlepas dari case pelindungnya. Layarnya rusak parah, karena tak dilindungi tempered glass. Ahamdulillah masih bisa nyala.

Pasti mas driver getun (kecewa) banget karena ponselnya jatuh dan rusak.

Perjalanan kami dilanjutkan, saya minta masnya lebih berhati-hati. Di sisi kiri jalan, rawan berlubang.

Alhamdulillah sampai rumah. Saya ucapkan terima kasih. Saya tanyai lagi, ponselnya masih menyala, kan? Masih, jawab mas driver.

Kejadian seperti ini adalah musibah. Yang tentunya gak ada yang mengharapkan itu terjadi. Saya hanya bisa memberi tip pada mas driver, sekaligus mendoakannya supaya lancar rezekinya.

Hikmahnya : lebih waspada saat mengemudi di malam hari, pastikan penerangan berfungsi agar bisa melihat jalan dengan jelas, dan juga jangan lupa berdoa. Semoga selamat sampai tujuan. Amin..

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: