Repotnya Motor Cowok

img-20190305-wa0007613361168285320126.jpeg

Maret ini dibuka dengan hujan tiap sore. Lebih sering. Dibanding Februari atau bulan-bulan sebelumnya.

Gulma di kebun sebelah rumah sudah hidup lagi setelah diberi herbisida beberapa pekan lalu. Memang kuat mereka. Tanpa dipupuk pun mau tumbuh. Tangguh, sesuai sifat tanaman perintis.

Motor yang sering saya pakai tipe motor sport batangan. Honda CB150R. Hampir 5 tahun.. baru jalan 32 ribu kilometer.

Sudah tahu ya.. kalau tidak ada bagasinya. Hanya tersisa sedikit ruang di bawah jok. Bisa muat jas hujan lipat. Walau anjurannya tidak boleh ditaruh di situ, karena menghalangi jalan masuk udara (air intake).

Kalau sempat saya akan memilih pulang segera sebelum hujan turun.

Kalau tidak, ya menunggu hujan sampai reda. Sekalipun ada jas hujan, sepatu saya akan kehujanan. Sungguh repot kalau harus melepasnya, mau ditaruh di mana.. Apalagi belum ada box belakangnya.

Sempat sih kepikiran untuk pasang box belakang. Hanya saja akan lebih merepotkan. Di rumah tak ada cukup ruang jika ditambahi box belakang. Belum lagi kalau parkir di kampus atau tempat umum, akan merepotkan banyak orang.

Sempat pula kepikiran untuk menjualnya. Namun melihat harga pasaran motor yang anjlok banget. Niat itu lalu diurungkan.. Motor pertama.. banyak ceritanya, masa dijual..

Belakangan ini saya lebih sering pakai matic Beat. Yang lebih practical dibawa kemana-mana. Konsumsi BBMnya juga lebih irit. Mudah juga keluar masuk parkiran.

Buat kalian yang akan beli motor.. coba pertimbangkan dulu. Kedepannya akan merepotkan atau tidak. Menurut saya.. motor sport batangan / motor cowok tidak cocok untuk orang yang mobilitasnya tinggi dan sering bawa banyak barang. Lebih tidak cocok lagi bagi yang sudah berkeluarga. Akan kerepotan boncengin anak dan istri. Susah buat bawa barang.

Ya.. kalau rezekinya cukup pengen dihadiahi matic oleh Gusti Allah..

Selagi belum ada ya disyukuri dulu apa yang ada…

Yang bersyukur nanti nikmatnya akan ditambah…

Bonus :

Tinggalkan Balasan

  1. pecinta merk Honda nih. Kalau saya lebih suka Yamaha, he he.

    Tapi kalau motor batangan kan keren, Mas. Apalagi untuk menarik perhatian abg labil gitu, mereka auto naksir, ha ha

  2. Syukurilah apa yg telah dititipkan padamu
    Terkadang, hidup yang kau adukan
    Adalah impian orang lain

    -Tetep semangat nulis maskuuu
    Aku nang mburimu-