Galakan yang Salah

Sore tadi saya mampir sebentar di burjo dekat kampus. Tepatnya di Gang Gayamsari, yakni jalan kecil di utara bunderan kompleks agro UGM. Lalu-lintas di jalan ini kalau sore padat sekali.

Banyak kendaraan roda dua, dan juga mobil yang memilih melewati jalan ini sebagai jalan pintas menuju Jalan Kaliurang maupun Ringroad Utara untuk menghindari macet. Ini jalan sering banget rusak dan berlubang. Saking ramenya, bahkan tahun lalu saat direnovasi pun masih ada aja motor yang tetep nekat lewat. Meski sudah diberi palang-palang bambu.

20190329_1752587269873828773256644.jpg
Gang Gayamsari I. Ramai sekali ketika sore. Cepat rusak dan berlubang.

Sambil menyantap hidangan saya perhatikan ramainya jalan. Kebetulan jalanan sedang berlubang. Mobil yang berpapasan harus bergantian lewat menghindari lubang. Tiba-tiba ada mbak-mbak berboncengan pakai vario dari lajur kanan. Langsung memotong belok kiri. Padahal di belakangnya ada mas-mas pemotor yang masih melaju pakai Vario hitam.

Walhasil si mas ngerem mendadak hampir jatuh dan untungnya tidak nabrak. Saya cuma ngelihatin aja. Lumayan, sore-sore dapat tontonan. Mereka cek-cok sebentar. Mbaknya motong kiri ke arah burjo tempat saya makan. Dia ditegur oleh mas pemotor. Kalo belok jangan ngawur. Masa langsung potong kiri dari lajur kanan. Mbaknya gak kalah ngotot, bilang kalau sudah kasih sein kiri.

Mungkin mbaknya sedang lapar, jadi gagal fokus.

Dan benar, mereka pesan mie dok-dok. Satu pedas, satunya tidak. Semoga nanti tidak asal potong jalan lagi. Kan sudah kenyang.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: