Apakah 128 GB Cukup Untuk Sebuah MacBook?

MacBook Pro Touchbar

Apakah storage 128 GB cukup untuk sebuah MacBook? Pertanyaan ini cukup sering muncul, karena sampai tahun 2019 lalu Apple masih memproduksi MacBook Air dan MacBook Pro dengan storage 128 GB. Supaya banderol MacBook mereka bisa lebih murah. Melihat angka storage itu, orang-orang bertanya, apakah 128 GB cukup untuk digunakan sehari-hari?

Sebelum masuk ke penjelasan, kabar baik untuk Anda bahwa untuk tahun 2020 ini Apple sudah meningkatkan storage dasar untuk MacBook Air 2020 menjadi 256 GB dengan banderol 999 USD. Ini kabar baik mengingat di tahun-tahun sebelumnya, MacBook Air tahun 2018 dan 2019 pun masih menggunakan storage dasar 128 GB dan harganya lebih mahal. Menentukan apakah 128 GB untuk sebuah MacBook cukup atau tidak untuk Anda perlu mempertimbangkan beberapa hal di bawah ini.

Baca juga : Apakah 32 GB Cukup Untuk Sebuah iPad

1. Ketahui Kebutuhan Anda

Menu Storage Pada Windows 10

Storage 128 GB kecil atau tidak itu tergantung kebutuhan masing-masing pengguna. 128 GB bagi saya sangat kecil untuk sebuah laptop yang akan dipakai setidakna 2-3 tahun. Baru sebulan saya memakai ZenBook, storage yang sudah terpakai (termasuk OS) sekitar 50 GB. Kalau storage yang saya punya hanya 128 GB, kemungkinan besar belum sampai setahun sudah kehabisan storage. Padahal untuk menjaga performa, storage laptop tidak boleh diisi seluruhnya.

Namun ada juga orang yang menggunakan MacBook hanya untuk kegiatan ringan dan sederhana seperti mengetik, olah data dan sebagainya. Kegiatan tersebut tidak banyak menghabiskan storage, MacBook dengan storage 128 GB sudah bisa diandalkan dan bisa menghemat biaya sebesar 3 jutaan rupiah. Coba simak daftar harga MacBook di Indonesia berdasarkan storage per 3 April 2020 :

MacBook Pro

  • MacBook Pro 13.3 Inch (2019) 128 GB : Rp. 20.299.000,00
  • MacBook Pro 13.3 Inch (2019) 256 GB : Rp. 23.499.000,00

MacBook Air

  • MacBook Air 13.3 Inch (2019) 128 GB : Rp. 17.199.000,00
  • MacBook Air 13.3 Inch (2019) 256 GB : Rp. 20.399.000,00

Membeli MacBook Air maupun Pro dengan varian 128 GB dibanding varian 256 bisa menghemat sekitar 3 jutaan rupiah. Selesih uang itu bisa Anda belikan external storage sebagai tambahan dan membeli software pendukung yang akan Anda gunakan di MacBook.

Cara mudah mengetahui seberapa kebutuhan storage Anda : cek storage yang sudah Anda pakai di laptop saat ini. Sudah berapa puluh atau ratusan gigabytes yang digunakan? Lalu bandingkan dengan 128 GB, jauh tidak? Kalau sangat jauh artinya Anda perlu varian MacBook dengan storage lebih besar. Atau tetap memilih storage 128 GB dan menyimpan file lain menggunakan external storage. Saya pun kurang merekomendasikan varian 128 GB untuk editing video, akan sedikit merepotkan mengingat ukuran file video dan project file bisa mencapai puluhan gigabytes.

Baca juga : 5 Alasan iPhone 11 Banyak Dicari Konsumen

2. Apakah Storage MacBook Bisa Ditambah?

Bagi Anda yang belum tahu, SSD di MacBook sifatnya on-board. Sudah menyatu dengan motherboard. Tidak bisa dilakukan upgrade. Cara menambah storage ya dengan menggunakan external storage. Cara penggunaannya : SSD internal (bawaan) untuk file OS dan juga file software. Kemudian file- video, foto, dokumen, disimpan di external storage. Pikirkan hal ini sebelum Anda mengambil MacBook dengan storage 128 GB. Karena setelah membeli Anda tidak bisa melakukan upgrade SSD di MacBook Anda.

3. Panduan Penggunaan MacBook Dengan Storage 128 GB

Saya mencoba menggambarkan bagaimana penggunaan yang ideal untuk menggunakan MacBook dengan storage 128 GB. Agar berjalan lancar, storage tidak boleh 100% penuh. Pengguna mesti menyisakan storage untuk update OS, update software, file sementara (temporary files), dan sebagainya.

Pada saat membeli, dari 128 GB itu akan tersedia free storage dari SSD sekitar 107 GB. Bisa berbeda-beda tiap laptop. Mengapa lebih kecil dari 128 GB? Karena sudah ada storage yang digunakan untuk Mac OS. Free storage itu bisa Anda gunakan untuk menyimpan apapun di dalam MacBook.

Ingat bahwa storage jangan sampai full, buat saya, minimal sisakan 10% dari free storage untuk jaga-jaga. Kalau free storage 107 GB, maka 10% x 107 GB = 10,7 GB. Ada juga pendapat yang mengatakan untuk menyisakan 150% dari RAM. MacBook Air dan MacBook Pro 128 GB memiliki RAM 8 GB. Maka storage yang harus anda sisakan adalah 150% x 8 GB = 12 GB. Artinya Anda perlu menyisakan 12 GB dari 107 GB free storage di MacBook Anda supaya performanya tetap lancar. Angka ini bukan patokan, ini hanya kebiasaan yang saya lakukan selama memakai laptop.

Berarti sekarang Anda memiliki free storage yang “sebenarnya” sebesar 107 GB – 12 GB = 95 GB. Storage sebesar itu sudah bisa untuk menginstall berbagai jenis software. Microsoft Office pun tidak sampai 10 GB. Untuk menginstall satu-dua game juga masih bisa. Intinya, untuk penggunaan yang basic, tidak digunakan untuk menyimpan banyak foto dan video, varian MacBook 128 GB sudah cukup.

Baca juga : 3 Penyebab Suara Berisik Pada Laptop

4. Opsi Menambah Storage di MacBook

Jika Anda memilih MacBook dengan storage 128 GB, ada beberapa opsi untuk “menambah” storage ketika file di MacBook Anda sudah menumpuk. Contohnya dengan berlangganan beberapa layanan penyimpanan cloud, supaya file bisa disimpan secara online, bisa diakses dari mana saja :

  • iCloud. Layanan cloud yang paling kompatibel untuk device Apple, dapat dengan mudah mengakses data-data dari perangkat Apple lain yang Anda miliki.
  • Google Drive. Layanan cloud dari Google yang cukup banyak diminati, bisa digunakan di berbagai OS lainnya.
  • OneDrive dari Microsoft
  • DropBox

Selain itu opsi lain yang bisa Anda pilih adalah membeli external storage yang tersedia dalam berbagai pilihan, opsi ini tidak memerlukan koneksi internet untuk melakukan akses file :

  • SSD
  • Hard Drive
  • SD Card
  • Flash Disk / Flash Drive

Kesimpulannya, storage 128 GB sudah cukup untuk melakukan hal-hal basic seperti mengetik, browsing, graphic editing, termasuk menginstall beberapa software penting. Hal yang perlu Anda lakukan adalah sering-sering optimize memory dan menghapus temporary files. Intinya sering “bersih-bersih” storage di MacBook Anda. Untuk menyimpan file berupa video, foto dan sebagainya yang jarang Anda akses, bisa gunakan external storage yang sudah saya sebutkan di atas. Dengan begitu Anda bisa memiliki laptop MacBook dengan harga yang lebih terjangkau dan bisa tetap produktif dalam bekerja maupun berkarya.

Tinggalkan komentar