Cara Menjual Reksa Dana Saham Aplikasi Bibit

Sobatku sekalian, sudah cukup lama saya menggunakan aplikasi investasi Bibit. Aplikasi ini dapat digunakan untuk investasi reksa dana. Overall cukup puas karena tampilannya bagus dan aplikasinya mudah digunakan. Setelah berinvestasi beberapa bulan, saya putuskan untuk mencoba menjual salah satu produk reksa dana yang saya miliki.

Barangkali pengalaman ini bisa bermanfaat bagi sobatku sekalian yang juga berinvestasi menggunakan aplikasi Bibit.

Bagi sobatku yang belum mendaftar investasi di Bibit, bisa gunakan kode berikut saat pendaftaran untuk mendapatkan cashback reksa dana Bibit senilai 25.000 rupiah. Lumayan bukan?

Kode cashback BIBIT

Prinsip Penjualan Reksa Dana

Sebelum memahami mengenai penjualan reksa dana, kita tengok kembali tentang pembelian reksa dana.

Pada dasarnya saat melakukan transaksi pembelian reksa dana, uang yang digunakan untuk investasi akan digunakan untuk membeli unit reksa dana. Sehingga satuan yang didapat oleh investor adalah unit. Berbeda dengan saham, satuannya adalah lembar atau lot (100 lembar saham).

Contohnya begini :

Saya membeli produk reksa dana A sejumlah 1,5 juta rupiah dengan harga 1.500 / unit. Maka unit yang saya dapat adalah :

1.500.000 / 1.500 = 1.000 unit.

Setelah berjalan satu tahun berjalan, kinerja reksa dana bagus dan harga unit menjadi 1.700 per unit. Maka nilai investasi saya adalah :

1.700 x 1.000 unit = 1.700.000 rupiah.

Keuntungan yang didapat adalah :

1.700.000 – 1.500.000 = 200.000 rupiah.

Sederhananya begitu. Contoh di atas adalah jika harga unit naik, namun jika harga unit turun misalnya karena pasar modal sedang tidak bagus atau kinerja manajer investasi jelek, bisa jadi harga unit turun dan investasi mengalami rugi.

Cara Menjual Reksa Dana di Aplikasi Bibit

Cara menjual reksa dana di aplikasi Bibit sangatlah mudah karena sobat hanya perlu klik “jual” pada produk reksa dana yang ingin dijual. Selengkapnya akan di bahas pada artikel ini. Saya akan mencontohkan dengan menjual reksa dana saham yaitu Schroder Dana Istimewa.

Disclaimer : artikel ini bersifat panduan dan langkah untuk menjual reksa dana. Bukan menyarankan untuk membeli atau menjual produk reksa dana tertentu. Seluruh keputusan investasi adalah tanggung jawab masing-masing investor.

Kebetulan reksa dana yang saya jual sedang mengalami penurunan harga unit sehingga terjadi minus. Menjual produk investasi saat nilainya menurun biasa disebut sebagai cut loss atau jual rugi.

Hal ini sudah biasa dilakukan para investor. Contohnya begini : seorang investor melakukan investasi, ia punya prinsip apapun yang terjadi, saat harga saham / reksa dana turun sampai 10% maka akan langsung menjualnya.

Kadar cut loss ini berbeda tiap investor. Ada yang akan jual rugi ketika harga turun 10% ada yang tahan melihat rugi 20%, dan sebagainya. Tergantung keberanian, prediksi dan analisa sang investor terhadap produk investasinya.

Cara menjual reksa dana saham aplikasi Bibit :

  1. Pilih reksa dana yang akan dijual
  2. Pilih jual
  3. Tentukan jumlah reksa dana yang akan dijual
  4. Setujui ketentuan penjualan reksa dana
  5. Klik Jual
  6. Order Jual Diterima
  7. Menunggu verifikasi Bank Kustodian
  8. Order Jual Berhasil
  9. Dana akan di transfer ke rekening maksimal 7 hari kerja
Cara menjual reksa dana saham bibit

Reksa dana yang saya jual adalah Schroder Dana Istimewa pada pukul 14.49 WIB. Jika transaksi dilakukan lebih dari pukul 13.00 WIB (cut-off time) maka akan mendapat harga unit akhir bursa hari berikutnya.

Saya jual reksa dana Schroder Dana Istimewa sebanyak 92,13 unit senilai Rp 496.364,00. Harga ini bukanlah harga yang akan saya dapat, karena yang akan saya dapat adalah harga unit di hari berikutnya. Yang belum saya tahu nilainya.

Klik jual, kemudian akan muncul jumlah unit dan juga nilainya. Untuk mengubah berapa persen reksa dana yang akan dijual dengan cara menggeser pada garis berwarna hijau.

Jangan lupa ada keterangan sumber rekening dan rekening kamu. Sumber rekening adalah bank yang akan mengirimkan hasil penjualan reksa dana ke rekening sobat. Rekening kamu adalah rekening yang sobat miliki.

Pada contoh di atas, sumber rekening adalah Bank BCA dan rekening yang saya gunakan adalah BTPN. Jika rekeningnya berbeda, akan terkena potongan sekitar 3.500 rupiah dari pihak bank, bukan dari bibit.

Misalnya sobat menjual 500.000 rupiah, namun berbeda bank, maka yang masuk ke rekening kurang lebih 496.500 rupiah. Kabar baiknya, aplikasi Bibit masih memberi cashback untuk penjualan. Sehingga biaya transfer 3.500 akan diganti dengan cashback yang dapat digunakan untuk membeli reksa dana (bukan dalam bentuk uang tunai).

Penjualan reksa dana saham ini memerlukan waktu yang cukup lama dibanding reksa dana lainnya (pasar uang dan obligasi).

Cara menjual reksa dana saham bibit

Selah penjualan diverifikasi oleh Bank Kustodian, harga unit yang saya dapatkan pun muncul. Harga penjualan unit saya adalah 92,13 unit x 5.391,19 = 497.717

Dana yang akan masuk ke rekening saya adalah senilai harga unit dikurangi dengan biaya transfer beda bank. Contohnya sebagai berikut, mutasi transfer masuk dari bank kustodian :

Cara menjual reksa dana saham bibit

Kesimpulan

Jika diringkas, proses yang saya lakukan sebagai berikut :

  • Rabu 17 Juni 2020 – Menjual RDS Schroder Dana Istimewa – Order Jual Diterima Perkiraan nilai 496.364 rupiah
  • Kamis 18 Juni 2020 – Menunggu Verifikasi Bank Kustodian
  • Jumat 19 Juni 2020 – Order Jual Berhasil dengan nilai 496.717 rupiah
  • Sabtu 20 Juni 2020 – Hari Libur
  • Minggu 21 Juni 2020 – Hari Libur
  • Senin 22 Juni 2020 – Proses
  • Selasa 23 Juni – Dana Masuk Rekening Senilai 493.816 rupiah

Penjualan reksa dana saham di Bibit cukup mudah. Lakukan penjualan sebelum jam 13.00 WIB supaya mendapatkan harga unit di hari yang sama.

Transaksi penjualan diproses maksimal selama 7 hari kerja. Ingat, transaksi hanya diproses pada hari kerja. Sabtu, minggu dan hari libur nasional tidak termasuk hari kerja. Jadi bisa saja reksa dana terjual lebih dari 7 hari dari tanggal penjualan karena ada jeda hari libur.

Jangan kaget jika dana yang masuk ke rekening nominalnya sedikit berbeda, penyebabnya adalah potongan rekening bank yang berbeda dengan bank kustodian. Jika banknya sama tidak akan kena potongan biaya. Selain itu beberapa reksa dana menerapkan biaya exit load atau biaya yang dikenakan oleh manajer investasi untuk penjualan dalam periode tertentu.

Tinggalkan Balasan