Membandingkan Layar Glossy dan Layar Anti-Glare Pada Laptop

Secara umum ada dua jenis permukaan layar laptop yang beredar di pasaran. Yaitu layar glossy dan matte (sering disebut anti-glare). Tentu pabrikan punya alasan mengapa memproduksi dua jenis layar tersebut. Masing-masing jenis permukaan layar memiliki kelebihan dan kekurangan. Sebagai konsumen, ada baiknya mengetahui apa saja perbedaan dari keduanya. Supaya sesuai dengan kebutuhan sehari-hari dan tidak salah pilih saat akan membeli laptop.

Layar Glossy

Jenis layar ini mudah ditemui di banyak tipe dan merk laptop karena pada umumnya laptop menggunakan jenis layar glossy. Permukaan layar jenis glossy ini tidak bisa mengurangi refleksi bayangan dengan baik. Pantulan wajah dan objek di depan laptop akan terlihat dengan jelas, terutama di tempat dengan pencahayaan terang, misalnya di kantor maupun di luar ruangan.

Namun layar glossy punya kelebihan dibanding layar anti glare yaitu gambar yang ditampilkan terlihat lebih tajam dan jelas. Kontras yang ada juga lebih kentara. Layar glossy juga digunakan pada laptop yang punya fitur touch screen. Jenis layar glossy bisa dibilang cocok untuk para editor foto maupun video karena bisa lebih akurat dalam menampilkan kualitas gambar gambar. Sebagai catatan, agar tidak mudah memantulkan bayangan, setting kecerahan layar dan juga pencahayaan ruangan dengan sesuai agar bisa mendapatkan visual yang bagus.

Layar Anti Glare

Permukaan layar jenis anti glare ini mengurangi refleksi cahaya dengan lebih baik. Misalnya Anda bekerja di kantor dengan banyak jendela, lampu yang sangat terang, maupun lalu lalang para karyawan, layar anti glare tidak memantulkan bayangan secara penuh. Sehingga pengguna bisa fokus ke layar dengan nyaman. Di luar ruangan pun, layar anti-glare bisa mereduksi pantulan sinar matahari dengan lebih baik.

Di samping kelebihan itu, layar anti glare juga memiliki kekurangan. Yaitu tampilan layar laptop terasa kurang tajam dibanding layar laptop bertipe glossy (dengan asumsi jenis panel dan resolusi yang digunakan sama).

Mencoba Membandingkan Secara Langsung

Berikut ini adalah perbandingan dua jenis layar laptop yang saya pakai. Di kiri adalah ZenBook UM431DA dengan resolusi Full HD dan permukaan layar anti-glare, di kanan adalah Lenovo IdeaPad 300 dengan resolusi layar HD dan permukaan layar glossy.

Layar anti glare vs layar glossy
Layar anti glare vs layar glossy

Saya melakukan tes dengan mengarahkan kamera ponsel ke layar. Dapat terlihat dengan jelas perbandingannya. Di layar ZenBook, pantulan terlihat samar. Sedangkan di layar laptop Lenovo pantulan layar laptop terlihat dengan sangat jelas. Untuk lebih jelas coba kita lihat pantulan lampu ruangan pada dua foto di bawah ini :

Pantulan lampu pada layar anti-glare vs layar glossy
Pantulan lampu pada layar anti-glare vs glossy

Terlihat jelas kan bedanya.. Pada layar glossy pantulan lampu sangat jelas terlihat, sedangkan pada layar anti-glare bisa disamarkan. Untuk kebutuhan membaca dan mengetik dalam jangka waktu lama saya merasa nyaman menggunakan layar anti-glare di ZenBook. Sedangkan untuk kegiatan edit video maupun desain grafis akan lebih suka menggunakan laptop Lenovo yang menggunakan jenis layar Glossy.

Mana yang Lebih Baik Untuk Digunakan?

Perbincangan mengenai permukaan layar mana yang lebih baik digunakan sudah banyak beredar di internet. Contohnya adalah sebuah artikel di web Tech Consumer Guide, pada artikel “Matte (Anti-Glare) Vs Glossy Laptop Screen – Which Is Better?” dijelaskan cukup detail mengenai perbandingan kedua jenis layar. Masing-masing orang punya argumen yang berbeda. Setidaknya dengan membaca berbagai refrensi Anda akan menjadi tahu produk mana yang kira-kira sesuai dengan kebutuhan.

Baik atau tidak, bagus atau tidak akan menyesuaikan lagi ke kebutuhan Anda. Sebagai seorang yang menghabiskan waktu cukup lama di depan layar, saya lebih menyukai layar dengan tipe anti-glare. Karena bisa fokus memandang tampilan di layar laptop tanpa terdistraksi bayangan dari wajah maupun lampu ruangan.

Namun jika Anda mementingkan kualitas visual dan tidak merasa masalah dengan adanya refleksi di layar, maka layar glossy bisa Anda pertimbangkan. Meski begitu bukan berarti layar glossy tidak nyaman digunakan untuk mengetik ataupun layar anti-glare tidak nyaman untuk mengedit video. Semuanya kembali lagi kepada kesukaan Anda dan kondisi ruangan Anda.

Misalnya Anda ingin penggemar MacBook dan menginginkan layar anti-glare, sayang sekali Apple tidak memproduksinya lagi. Layar glossy di MacBook Air dan MacBook Pro menurut saya tetap nyaman digunakan karena reproduksi warnanya bagus dan tingkat kecerahannya cukup tinggi, sehingga bisa sedikit menyamarkan efek refleksi di layarnya. Karena kualitas tampilan layar laptop tidak hanya bergantung pada jenis layar glossy maupun anti-glare saja.

Masih Banyak Penentu Kualitas Layar Laptop

Selain jenis permukaan layar laptop, ada banyak hal lain yang mempengaruhi kualitas tampilan layar laptop secara umum. Misalnya :

  • Resolusi layar (HD, Full HD, 4K, dll.)
  • Refresh Rate
  • Jenis Panel (Level, IPS, TN, dll.)
  • Kecerahan layar (biasanya diukur dalam satuan cd atau nits)
  • HDR Support (kemampuan layar untuk menampikan konten HDR)
  • Color Gamut  (kemampuan layar untuk mereproduksi warna)
  • Viewing Angle

Hal-hal tersebut juga mempengaruhi kualitas tampilan layar sebuah laptop. Kembali lagi saya mengingatkan, belilah sesuai kebutuhan, dan ketahuilah kebutuhan Anda supaya bisa menghasilkan pembelian yang bijak.

Tag

Tinggalkan komentar