Perbedaan VivoBook dan ZenBook

Ada banyak sekali pilihan laptop yang ada di pasaran Indonesia. Salah satu yang terlaris adalah ASUS. Bagaimana tidak, menurut lembaga riset GfK pada tahun 2018 hingga bulan November, ASUS menguasai pangsa pasar laptop di Indonesia sebesar 41,8%.

Perbedaan ASUS VivoBook dan ZenBook

Ada banyak seri laptop yang dirilis oleh merk ASUS, yaitu :

  1. ExpertBook : laptop untuk para pebisnis dan para ahli
  2. FX Series : laptop gaming
  3. Republic of Gamers (ROG) : laptop gaming
  4. TUF Series : laptop gaming
  5. VivoBook : laptop untuk berbagai kebutuhan
  6. ZenBook : laptop untuk berbagai kebutuhan (lebih premium)

Cukup banyak ya? Pada artikel ini yang akan dibahas adalah perbedaan ASUS VivoBook dan ZenBook.

Seri-seri di atas sebenarnya juga dilakukan oleh merk lain untuk melakukan segmentasi produk. Supaya konsumen bisa lebih mudah memilih produk berdasarkan harga maupun fungsinya.

Contohnya pada merk laptop Lenovo yang memiliki beberapa seri : Yoga, IdeaPad, ThinkPad, dan Legion. Dengan adanya seri ini sebenarnya memudahkan calon pembeli untuk memilih produk mana yang sesuai dengan budget dan kebutuhannya.

Perbedaan VivoBook dan ZenBook

Kalau sobat sering mencari informasi mengenai berbagai jenis laptop, relatif mudah membedakan karakter laptop VivoBook dan juga ZenBook. Namun masih banyak juga orang yang masih perlu penjelasan perbedaan ASUS VivoBook dan ZenBook.

Untuk memudahkan saya coba bagi ke beberapa faktor. Ini berdasarkan sudut pandang pribadi saya. Sobat bisa saja punya pandangan yang lain ataupun pendapat yang berbeda.

Setidaknya inilah perbedaan yang saya tangkap dari berbagai research melalui internet dan juga pengalaman berkunjung ke toko-toko laptop maupun pameran.

Penggunaan Material Body

Sebenarnya cukup mudah untuk membedakan ASUS VivoBook dan ZenBook. Dari body laptop saja sudah ketahuan untuk seri VivoBook dan ZenBook. Untuk seri VivoBook biasanya dibekali material yang tidak se-premium seri ZenBook.

Body laptop ZenBook biasanya terbuat dari metal sedangkan seri VivoBook masih banyak yang berbahan dasar plastik. Menurut saya, hal ini akan memberikan kesan premium pada seri ZenBook.

Banderol Harga

Biasanya VivoBook punya banderol harga yang lebih terjangkau dibanding ZenBook. Maksudnya adalah, seri termurah VivoBook punya banderol yang lebih murah dibanding seri termurah ZenBook. Dan seri termahal VivoBook belum ada yang mengalahkan harga seri termahal ZenBook.

Contohnya untuk seri termurah ZenBook yaitu UM431DA Ryzen 5 yang harganya berkisar pada 9 jutaan saat artikel ini ditulis (Juni, 2020). Sedangkan untuk seri VivoBook banyak yang harganya di bawah 9 juta rupiah.

Spesifikasi dan Fungsionalitas

Untuk spesifikasi dan fungsionalitas akan sangat tergantung pada harga yang ditawarkan. Karena ada juga laptop VivoBook dengan banderol di atas 10 jutaan dan pastinya punya spesifikasi di atas ZenBook dengan harga di bawahnya.

Namun secara umum seri-seri ZenBook menawarkan lebih banyak varian dengan spesifikasi yang lebih mumpuni. Apalagi pada banderol harga yang sudah di atas 20 jutaan. Misalnya pada ZenBook Pro Duo terbaru yang punya ScreenPad Plus supaya lebih nyaman mengedit ataupun multi-tasking.

Pilih VivoBook Atau ZenBook?

Sejatinya untuk pilihan itu kembali ke tangan sobat sekalian, cara saya memilih ataupun selera saya bisa jadi berbeda dengan sobat sekalian.

Sekedar berbagi, ini cara saya untuk memilih laptop dengan mudah dan cermat supaya tidak menyesal :

  1. Menentukan anggaran belanja. Sehingga seluruh laptop yang harganya di atas budget tidak masuk pertimbangan.
  2. Pilih satu atau beberapa brand kesukaan. Kadang kala orang sudah cocok dengan brand tertentu dan tidak mau memilih brand lain. Suka tidak suka, inilah faktanya.
  3. Tentukan tujuan penggunaan laptop. Laptop lebih sering saya gunakan untuk mengetik, browsing, ngeblog dan sedikit mengedit gambar.
  4. Sudah terinstall Windows. Supaya tidak perlu keluar uang untuk beli lisensi lagi.
  5. Alasan personal. Untuk saya : desain bagus dan bobot ringan. Mungkin bisa berbeda untuk orang lain.

Alasan personal saya taruh di poin terakhir karena bagi saya yang penting laptop yang akan dibeli masuk dengan budget yang saya tentukan dan bisa memenuhi spesifikasi yang dibutuhkan.

Baca juga :

Pengalaman Memilih VivoBook dan ZenBook

Sebelum membeli laptop di awal tahun lalu saya sempat bingung antara VivoBook K403FA atau ZenBook UM431DA. Beda harganya tidak jauh, hanya sekitar 500 ribuan saat itu. Dengan spesifikasi yang hampir sama.

VivoBook K403FA punya baterai lebih awet (72 Wh) namun layarnya menurut saya kurang “gonjreng”. Sedangkan ZenBook UM431DA punya baterai yang “decent” alias cukup (47 Wh), tidak besar-besar amat kapasitasnya. Tapi sudah cukup karena saya biasa colok laptop ke charger di rumah. Namun ZenBook UM431DA punya tampilan layar yang lebih “gonjreng” dan nyaman dipandang.

Pilihan jatuh kepada ZenBook UM431DA karena tampilan layarnya bagus, desain menarik dan keyboard nyaman untuk mengetik.

Kesimpulan

Memilih VivoBook ataupun ZenBook sebagai laptop pribadi sebenarnya cukup mudah. Sobat tentukan saja budget dan kebutuhan sobat sekalian, cari seri mana yang bisa memenuhi kriteria sobat.

Supaya tidak salah pilih ada baiknya untuk membaca terlebih dahulu review-review atau product knowledge mengenai laptop yang sedang sobat cari di internet. Bisa juga dengan datang ke toko untuk melihat unit langsung karena seringkali warna laptop di gambar layar penampilannya bisa sedikit berbeda dari wujud aslinya.

Dengan membuat kriteria budget dan kebutuhan sobat, semoga sobat bisa mendapatkan laptop terbaik yang sobat perlukan. Demikian artikel ini jika ada pertanyaan bisa sobat tanyakan melalui kolom komentar.

Satu pemikiran pada “Perbedaan VivoBook dan ZenBook”

Tinggalkan Balasan