Perpanjangan STNK 5 Tahunan di Samsat Kota Yogyakarta

Halo sobat sekalian. Kali ini saya akan berbagi pengalaman melakukan perpanjangan STNK motor 5 tahunan di Samsat Kota Yogyakarta. Kebetulan perpanjangan ini saya lakukan di tengah imbauan social distancing.

Pertama, saya ingin minta maaf karena kemarin saya lupa untuk ambil gambar. Namun saya usahakan untuk menjelaskan secara detil dan mudah dipahami.

Motor yang saya perpanjang pajaknya adalah Honda Beat Tahun 2015. Dulu awal beli registrasinya di Samsat Sleman. Namun tenang, sobat bisa perpanjang STNK di seluruh Samsat yang ada di DIY. Kebetulan saya memilih perpanjang di Samsat Kota Yogyakarta karena dulu pernah bayar pajak di sana juga.

Samsat Kota Yogyakarta beralamat di Jalan Tentara Pelajar no 13 Bumijo. Nomor telepon : 0274 – 562936

Jam Pelayanan Samsat Kota Yogyakarta

Jam pelayanan Samsat Kota Yogyakarta selama periode social distancing adalah :

  • Senin – Kamis : 08.00 – 12.00 WIB
  • Jumat – Sabtu : 08.00 – 10.30 WIB

Mengingat jam buka yang lebih singkat saya sarankan sobat datang lebih pagi. Saya datang jam 08.30 WIB saja sudah ramai sekali.

Syarat Perpanjang STNK 5 Tahunan

Ada beberapa syarat untuk melakukan perpanjang STNK 5 Tahunan yaitu :

  • Membawa kendaraan terkait
  • BPKP dan fotokopinya
  • STNK dan fotokopinya
  • KTP Pribadi sesuai nama di STNK dan fotokopinya

Langkah Perpanjang STNK 5 Tahunan di Samsat Kota Yogyakarta

Secara umum langkah perpanjang STNK 5 tahunan secara mandiri itu sangat mudah. Tidak perlu bantuan calo.

1. Fotokopi Syarat-syarat

Pertama yang perlu sobat siapkan adalah fotokopi syarat-syarat di atas (BPKB, STNK, dan KTP). Saran saya fotokopi di dekat Samsat saja, bilang mau pajak 5 tahunan. Mereka sudah tahu fotokopinya seperti apa.

Sebenarnya di dalam Samsat juga ada fotokopian (di sebelah gedung pembuatan plat nomor). Namun terkadang antre agak banyak.

2. Masuk Ke Samsat , Lakukan Cek Fisik Kendaraan

Setelah masuk Samsat. Langsung lurus saja dan masuk ke belakang untuk melakukan cek fisik. Motor di parkir di sebelah tenda cek fisik terlebih dahulu.

Kemudian masuk ke ruangan registrasi cek fisik. Datang ke loket 1 pendaftaran, serahkan fotokopi syarat-syarat yang telah disiapkan dan juga KTP Asli. BPKB hanya ditunjukkan. Nanti sobat akan diberi formulir cek fisik dan selembar kertas gesek.

Setelah itu kembali lagi ke motor dan pindahkan ke tenda cek fisik motor (ada tulisannya). Petugasnya memakai seragam berwarna biru. Serahkan berkas cek fisik dan kertas geseknya kepada petugas.

Nanti petugas akan menggesek nomor rangka dan nomor mesin motor sobat.

Setelah selesai digesek, petugas akan mengembalikan berkas dan sobat akan diminta untuk memindahkan kendaraan ke parkiran depan.

Selesai parkir dari depan, sobat kembali ke ruangan registrasi cek fisik. Masuk ke loket 1 pendaftaran. Serahkan seluruh berkas yang sobat bawa ke petugas. Nanti akan dikembalikan untuk sobat bawa ke loket 2 formulir.

Serahkan seluruh berkas kepada petugas di loket 2 formulir. Nanti sobat akan dipanggil kembali dan diberi formulir yang sudah lengkap terisi. Saya salut karena formulir sudah diisi oleh sistem, sobat tidak perlu mengisi apa-apa.

Langkah selanjutnya adalah ke gedung utama yang ada di sebelah barat lokasi cek fisik sambil membawa seluruh formulir dan dokumen yang didapat dari ruangan registrasi cek fisik.

3. Masuk ke Gedung Utama : Serahkan Dokumen Untuk Dapat Nomor Antrean

Sebelum masuk ada pengecekan suhu dan harus cuci tangan.

Langsung antre di loket yang ada tulisan Perpanjang STNK 5 Tahunan. Biasanya sudah banyak yang antre di situ. Serahkan seluruh berkas yang sedang sobat bawa. BPKP tidak perlu dikeluarkan, simpan saja di tas.

Nanti petugas akan meminta berkas tersebut untuk di proses dan sobat akan diberi nomor antrean. Ingat, simpan nomor antrean ini. Waktu itu saya mengantre menjelang jam 9 dan dapat nomor antrean 88.

Selalu saya sarankan, datanglah pagi kalau bisa sebelum jam 8 jika mau cepat selesai.

4. Antre Menunggu Pembayaran Pajak Kendaraan dan SWDKLLJ

Setelah dapat antrean, cari tempat duduk di depan loket pembayaran, posisinya di sebelah barat. Antrean akan dipanggil dengan mikrofon, jadi jangan menunggu sambil dengerin musik, ingat dapat nomor antrean berapa. Biasanya langsung dipanggil 5 nomor di masing-masing loket.

Setelah dipanggil, sobat akan diminta membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan juga Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).

Untuk PKB Honda Beat tahun 2015 saya kena 165.000 rupiah, dan SWDKLLJ sebesar 35.000 rupiah. Jadi di loket ini saya membayar total 200.000 rupiah dan mendapat bukti pembayaran.

Langkah selanjutnya adalah menunggu panggilan dari loket BRI.

5. Antre Menunggu Pembayaran STNK dan TNKB di Loket BRI

Letak loket BRI masih di gedung yang sama dan bersebelahan dengan loket lain. Jadi cari saja tempat duduk di depan loket BRI. Sobat akan dipanggil sesuai nomor antrean yang di dapat di awal tadi.

Ingat selalu perhatikan antrean nomor berapa yang sedang dipanggil. Akan dipanggil melalui mikrofon.

Di loket ini sobat akan diminta membayar administrasi STNK dan biaya pembuatan TNKB (plat nomor).

Untuk roda dua, administrasi STNK = 100.000 rupiah dan pembuatan TNKB = 60.000 rupiah. Sehingga total yang harus dibayar 160.000 rupiah.

Setelah dibayar, sobat akan mendapatkan SKPD (Surat Ketetapan Pajak Daerah). Itu lho, yang biasanya ada dibalik STNK. Langkah selanjutnya adalah keluar untuk mengambil plat nomor.

6. Mengambil Plat Nomor di Gedung Depan

Ruang pengambilan plat nomor ada di depan, di dekat parkiran pintu masuk. Sebelum masuk, fotokopi dulu notis pajak / SKPD yang sobat bawa di warung fotokopi yang ada di samping ruang pengambilan plat. Bilang kepada penjaganya, ingin fotokopi untuk cetak plat, dia sudah tahu.

Setelah fotokopi, masuk ke ruangan pengambilan plat dan serahkan fotokopian SKPD ke petugas yang berjaga. Setelah diterima petugas, selanjutnya duduk manis untuk antre menunggu plat dibuat.

Waktu pembuatan plat nomor tidak lama. Saya hanya menunggu sekitar 10 menit. Bisa lebih lama jika antrean banyak.

Setelah dapat plat sobat akan diminta mengecek apakah nomor, bulan dan tahunnya sudah benar atau belum. Pastikan sudah benar ya. Langkah selanjutnya kembali masuk ke gedung utama.

7. Kembali ke Gedung Utama Mengambil STNK

Masuk ke gedung utama langsung menuju ke loket pengambilan STNK (ada di sebelah kiri loket BRI) sambil membawa berkas-berkas yang sobat bawa dan tunjukkan plat nomor kepada petugas.

Nanti KTP sobat akan dikembalikan bersama dengan SKPD dan STNK baru. Sampai sini proses sudah selesai.

Untuk plastik / wadah STNK bisa sobat ambil di meja loket pembayaran. Cari saja, di deretan meja, sudah disediakan gratis.

Selesai

Yak, langkahnya sudah selesai. Sebenarnya sangat mudah dan tidak memakan waktu terlalu lama. Total biaya yang saya keluarkan adalah 200.000 + 160.000 = 360.000 rupiah. Untuk fotokopi tidak sampai 5.000 rupiah.

Saya sampai di Samsat jam 08.30 WIB dan selesai sekitar jam 10.00 WIB. Kalau datang lebih pagi mungkin bisa selesai lebih cepat, sekitar 1 jam.

Saran Ketika Akan Perpanjang STNK

  1. Jangan tergiur tawaran “mau dibantu mas / mbak?” oleh oknum yang ada di sana
  2. Siapkan fotokopi berkas sebelum masuk ke lokasi cek fisik. Jangan lupa bawa BPKP, STNK dan KTP.
  3. Datang pagi, kalau bisa sebelum jam 8 supaya cepat selesai
  4. Siapkan uang yang cukup untuk pajak 5 tahuan supaya tidak repot ambil uang di ATM.

Peringatan : Langkah ini berdasarkan pengalaman saya melakukan pajak 5 tahunan di Samsat Kota Yogyakarta pada akhir Mei 2020. Jangan dijadikan patokan sepenuhnya karena bisa jadi di kemudian hari terdapat perubahan mekanisme dan tata cara perpanjangan dari pihak Samsat.

Baca juga :

3 pemikiran pada “Perpanjangan STNK 5 Tahunan di Samsat Kota Yogyakarta”

Tinggalkan komentar