Unboxing ZenBook 14 UM431DA Ryzen 5 Indonesia

Seri ZenBook dikenal memiliki build quality bagus, spesifikasi yang memadai dalam laptop berukuran ringkas, dan biasanya punya banderol harga yang cukup mahal, selalu di atas 10 juta, setidaknya sampai bulan November tahun lalu.

Melalui ZenBook UM431DA varian Ryzen 5, ASUS Indonesia membuktikan bahwa ZenBook juga bisa didapat dengan harga terjangkau dengan tetap membawa fitur khas milik sebuah ZenBook.

Di artikel ini saya akan membagi impresi awal menggunakan ZenBook UM431DA varian Ryzen 5.

Disclaimer : artikel ini tidak disponsori oleh brand / toko manapun, murni pengalaman pribadi.

Harga

Laptop ini dirilis pada November tahun lalu oleh ASUS Indonesia dengan harga Rp 9.999.000,00 untuk varian Ryzen 5 dan Rp 12.299.000,00 untuk varian Ryzen 7. Namun ketika saya cek di web ASUS pada bulan Maret 2020 harga yang tertera adalah Rp 10.099.000,00 untuk varian Ryzen 5 dan Rp 11.799.000,00 untuk varian Ryzen 7.

Harga tersebut adalah harga SRP (suggested retail price) alias harga yang disarankan oleh ASUS. Di toko-toko laptop harganya bisa sama dengan harga tersebut atau bahkan lebih murah. Kalau mencari di online market place harganya bisa lebih turun lagi. Sebelum membeli pastikan barang bergaransi resmi ya..

Kebetulan unit ini saya beli di ELS Computer Jogja. Awalnya ingin membeli secara online, namun setelah dihitung ongkos kirim, asuransi dan biaya packing kayunya harganya tidak jauh beda dengan beli di toko yasudah beli di toko saja hehe.. Di ELS Computer, harga yang dibayar biasanya termasuk ELS Total Care, semacam asuransi dari toko, sehingga laptop bisa direplace kalau terjadi kerusakan dalam jangka waktu tertentu, dan juga jaminan dibeli kembali oleh toko jika pelanggan ingin menjual laptopnya di kemudian hari. Mengenai ELS Total Care akan saya bahas di artikel lain.

Tabel Spesifikasi

Sistem Operasi BawaanWindows 10 Home 64 bit
ProsesorAMD Ryzen 5 3500U Mobile Processor (4C/8T, 6MB Cache, 3.7Ghz Boost
GraphicRadeon Vega 8 Integrated Graphics with R5 processor
Layar14″ LED-backlit Full HD anti-glare display
178° wide-view technology
100% sRGB color gamut
RAM8GB 2400 Mhz DDR4 (dual channel)
Penyimpanan512GB PCIe x2 SSD
Kelengkapan Port1 x USB 3.1 Gen 1 Tipe C
1 X USB 3.1 Gen 1 Tipe A
1 x USB 2.0
1 x Standard HDMI
1 x SD card reader
1 x Audio combo jack
1 x DC-in
KeyboardFull size backlit (3 level kecerahan)
1.4 mm key travel
TouchpadPrecision Touchpad, mendukung gestur empat jari. Terdapat sensor sidik jari
Speaker4 Speaker (2 atas, 2 bawah), certified by Harman Kardon
KameraHD Kamera
Wi-FiDual Band Wi-Fi 5 (802.11ac)
BluetoothBluetooth 4.2
Baterai47Wh 2-cell lithium polymer
Charger45 Watt Power Adapter
DimensiTebal 1.59 cm
Lebar 21.2 cm
Panjang 32.4 cm
Berat1.39 kilo gram

Paket Penjualan

Kardus laptop ZenBook UM431DA tidak jauh beda dengan laptop ASUS lainnya. Warnanya kebiru-biruan, seperti tone warna laptopnya. Kebetulan di Indonesia hanya masuk varian utopia blue saja.

Di dalam kardus akan mendapat : 1 unit laptop, buku petunjuk dan kartu garansi, charger 45 watt, dan sebuah sleeve untuk wadah laptop. Tidak ada bonus tas gendong maupun tas selempang pada pembelian unit UM431DA ini. Juga tidak ada CD yang berisi driver laptop. Driver dapat diupate melalui Windows Update maupun aplikasi My ASUS yang sudah terinstall di laptop.

Bodi dan Build Quality

Datang ke Indonesia, varian ZenBook UM431DA hanya mengusung warna utopia blue saja. Warnanya ini agak susah dijelaskan melalui kata-kata.. Panel bodinya dominan silver dengan samar-samar warna biru muda – ungu..

Build quality bisa dibilang standar sebuah laptop ZenBook, berbahan dasar metal. Dimensinya tidak sebesar laptop 14 inch pada umumnya. Ini berkat bezel tipis yang mengelilingi layarnya. Bobot 1.39 bisa dibilang cukup ringan, tidak terlalu membebani jika ditaruh di tas punggung.

Layar

UM431DA menggunakan jenis layar IPS dengan diagonal layar 14 inch. Resolusi 1920 x 1080 (Full HD) bisa dibilang standar minimal untuk sebuah laptop ZenBook. Layarnya menggunakan teknologi anti-glare / matte, sehingga pantulan cahaya maupun bayangan lain bisa disamarkan dengan baik, berbeda dengan layar glossy yang akan merefleksikan bayangan dengan sangat jelas. Layar anti-glare ini cocok untuk penggunaan dalam jangka waktu lama. Bezel di sisi kanan dan kirinya bisa dibilang tipis, namun bezel atas dan bawahnya lumayan tebal. Screen to body rationya mencapai 86 %.

Dari sisi reproduksi warna, ZenBook UM431DA sudah memiliki color gamut 100% sRGB. Untuk menonton video maupun mengedit konten grafis layarnya akan menampilkan warna yang cukup akurat. Untuk kecerahan layar, saya belum dapat angka pastinya berapa. Menurut laptopmedia.com, layar UM431DA bisa menghasilkan kecerahan sekitar 285 nits.. Sudah terang untuk penggunaan dalam ruangan, hanya saja akan sedikit kedodoran di luar ruangan.

Keyboard

UM431DA memiliki travel distance sebesar 1.4 mm, mengetik rasanya jauh lebih nyaman dibanding laptop lama saya VivoBook TP201SA. Feedback yang diberikan ke jari rasanya pas, tidak membuat tangan cepat lelah.

Senada dengan bodi, warna keyboard UM431DA agak kebiru-biruan dan huruf yang berwarna kuning gelap / amber. Tersedia tiga tingkat kecerahan backlit agar keyboard nyaman digunakan di tempat gelap. Saya tidak begitu suka nyala warna orange di keyboard ini.. Kalau saja ada varian backlit warna putih pasti akan lebih bagus.

Sebagai catatan, tombol power masih menyatu dengan layout keyboard. Berada di sisi kanan atas. Tombol power dan caps lock sudah dilengkapi lampu berwarna putih sebagai indikator. Sayangnya belum ada numpad di bagian keyboard maupun touchpadnya, dan tidak ada dedicated button untuk page up dan page down. Hal ini bisa jadi pertimbangan untuk kalian yang sering melakukan input berupa angka maupun sudah terbiasa menggunakan page up dan page down untuk scrolling dan membaca di laptop.

Speaker

Salah satu hal yang menyenangkan dari laptop ini adalah memiliki 4 speaker! Dua speaker berada di samping kanan-kiri keyboard, dan dua speaker terletak di bagian bawah laptop. Speaker ini sudah tersertifikasi oleh Harman Kardon. Bisa mengira kan ya suaranya seperti apa.. cukup bagus menurut saya. Suaranya keras, bass ada, treble juga dapet.. Untuk nonton film atau mendengarkan musik dari speaker masih sangat layak.

ErgoLift

ErgoLift ini mengingatkan saya kepada laptop VAIO milik Sony beberapa tahun lalu. Saat ini sudah banyak brand lain juga menerapkan konsep yang sama : menggunakan layar sebagai tumpuan dan mengangkat keyboard dengan derajat tertentu. ErgoLift di ZenBook UM431DA terlihat keren dan juga punya sisi fungsional supaya panas lebih mudah dibuang melalui rongga di bawah laptop. Untuk mengetik rasanya juga lebih nyaman di tangan, karena sepeti mengetik di keyboard eksternal yang bisa diangkat ujungnya.

Kelengkapan Port

Bicara kelengkapan port, UM431DA punya kelengkapan port yang bisa dibilang standar untuk tahun ini. Di sisi kiri ada 1 x USB C, 1 x USB 3.1, sebuah port HDMI, dan DC in untuk charger laptop. Sayang sekali port chargernya belum menggunakan USB Tipe C.. Di bagian kanan akan dijumpai 1 x USB 2.0, 1 x Audio Combo Jack, dan sebuah slot SD Card yang akan memudahkan untuk memindah file dari kamera. Di laptop dengan tebal 1.59 cm ini tidak ditemui CD drive.. Jadi kalau mau install aplikasi dari CD perlu menggunakan CD drive external ya..

Impresi Sementara

Dengan banderol di angka 9 jutaan, ZenBook UM431DA varian Ryzen 5 menawarkan pengalaman memiliki ZenBook dengan harga terjangkau. 4 Speaker yang sudah disertifikasi Harman Kardon, Ergo Lift, SSD 512GB, punya backlit keyboard, dan material aluminium jadi daya tarik tersendiri bagi laptop ini. Untuk review akan saya buat di artikel terpisah, sambil mencoba laptop ini dalam durasi yang agak lama..

Sekian, semoga bermanfaat!

Tinggalkan komentar