Cara Mudah Memilih Seri Ponsel Samsung Galaxy

Samsung, sudah lama menjadi pemain ponsel (smartphone) di Indonesia. Sejak 2011, Samsung mulai memasarkan ponsel mereka dengan nama Galaxy. Anda pasti ingat kan, atau minimal pernah melihat ponsel ini :

galmin

Galaxy Mini. Ponsel Android Samsung yang laris di pasaran. Juga menjadi awal bagi persaingan ponsel Android oleh brand lain di Indonesia.

Saat itu ponsel Android masih jarang beredar. Mulai hadir sebagai alternatif ponsel biasa (feature phone) dengan OS Java dan juga OS Symbian. Android punya android market (sekarang Play Store) yang menawarkan banyak aplikasi dan juga game. Ini menjadi daya tarik Android kala itu. Dengan bermunculan game-game yang menarik, contohnya Angry Bird yang sempat tenar.

Diawali dengan kehadiran Galaxy Mini. Samsung menghadirkan ponsel-ponsel Android lainnya dengan nama “Galaxy”. Perlahan tapi pasti Samsung menguasai pasar ponsel Android dengan produknya yang bermacam-macam.


Saat ini sudah banyak pemain baru di ponsel Android. Sudah ada lebih dari 10 merk ponsel Android yang beredar resmi di Indonesia. Konsumen disuguhi banyak pilihan, tinggal pilih sesuai kebutuhan dan juga anggaran.

Lalu, bagaimana Samsung menjaga produknya agar tetap eksis di pasaran?

Salah satu caranya adalah dengan membagi segmen menjadi tiga kelas : Flagship yang merupakan varian tertinggi, Mid-range yang merupakan varian tengah, dan juga Entrylevel yang merupakan varian paling bongsor.

Flagship

Flagship contohnya adalah Galaxy S series dan juga Note series. Ponsel di kelas Flagship ini punya harga paling mahal dan juga spesifikasi yang mumpuni. Selain jeroan mesin yang handal dan ngebut, flagship samsung punya kamera yang bagus karena sensor kameranya besar, punya Optical Image Stabilization, dan fokus yang cepat. Flagship samsung juga punya build quality yang bagus, dan sangat kokoh digenggam. Selain itu, flagship Samsung juga memiliki sertifikasi IP68 Water & Dust Resistance.

Mid-range

Di kelas Mid-range, contohnya adalah Galaxy A series. Build qualitynya bagus, kokoh, namun belum bisa menyamai kualitas flagship. Selain itu kamera dari kelas midrange biasanya tidak sebagus flagship, namun lebih bagus dari entry level. Beberapa fitur flagship pun pernah diberikan pada kelas mid-range, contohnya fitur fast charging dan water resistance pada Samsung Galaxy A series edisi 2017.

Pada tahun 2018 lalu, seri Galaxy A yang beredar di Indonesia adalah Galaxy A8 dan A8 + yang dilengkapi fitur water resistance, namun hanya memiliki satu lensa kamera belakang. Melihat tren multi-lensa pada kamera belakang, Samsung mengeluarkan Galaxy A7 2018 dengan 3 lensa kamera belakang, dan Galaxy A9 2018 dengan 4 lensa kamera belakang.

Entry Level

Pada kelas Entry Level, biasanya dijual dengan harga tidak lebih dari 4 juta. Kebanyakan Galaxy J series. Ponsel ini yang biasanya digunakan untuk daily use saja. Untuk user yang casual dan tidak menuntut banyak fitur pada ponsel. Harga ponsel entry level biasanya lebih terjangkau dibanding kelas di atasnya.

The Verdict

Sebelum membeli ponsel sesuaikan dengan kebutuhan. Sektor mana yang diunggulkan. Misalnya fotografer profesional hendaknya mengambil seri flagship yang bisa menggantikan kamera utamanya sewaktu-waktu, karena kualitas kamera flagship terbilang bagus dan prosesornya bagus sehingga bisa mengambil gambar dengan cepat dan merekam video dengan resolusi tinggi.

Bagi yang ingin punya tampilan ponsel premium, dipegang terasa mewah, namun tidak terlalu mementingkan sektor seperti kamera dan performa, seri Mid-range bisa dipilih karena terbilang lengkap. Memang belum sebaik flagship, namun jauh lebih lengkap dari kelas entry level.

Bagi yang punya budget terbatas, atau sedang mencari ponsel kedua (pendamping ponsel utama), ponsel entry level bisa dijadikan pilihan. Harganya paling terjangkau. Hanya saja aku tidak merekomendasikan ponsel entry level Samsung. Karena biasanya kelengkapan sensornya kurang, seperti tidak ada sensor cahaya, giroskop, dan sensor magnetik yang menurutku berguna. Di harga yang sama, banyak ponsel dari merk lain yang menawarkan fitur lebih lengkap.

Cara dapat ponsel Samsung dengan harga lebih murah

Tipsnya mudah..

    1. Beli di toko online, carilah seller dengan rating bagus, biasanya harga ponselnya lebih murah dibanding harga yang disarankan Samsung.
  1. Beli di Samsung Experience Store atau Retail (semisal Erafone) ketika sedang promosi. Promosi biasanya diadakan di akhir pekan.

Tinggalkan Balasan